Senin, 05 Desember 2022

Asinan Bogor Masih Ada! Dimana?


Makanan tradisional adalah suatu makanan yang terdapat di suatu daerah dan bersifat turun temurun, dari generasi ke generasi. Makanan tradisional cenderung memiliki suatu ciri khas yang hanya dapat dimiliki pada makanan yang ada di daerah tersebut.
 

Makanan tradisional memiliki suatu cita rasa yang berbeda-beda dari daerah satu ke daerah lainnya. Makanan tradisional juga biasanya hanya dapat ditemukan di satu daerah itu saja. Sehingga dapat dikatakan bahwa makanan tradisional tersebut menjadi suatu ciri khas dari suatu daerah.

Saat ini makanan tradisional sudah jarang ditemui, yang mana sulit untuk dicari atau bahkan akan banyak dimodifikasi besar-besaran hingga kesan daerah yang semula ditampilkan hampir tidak ada. 

Tetapi, walaupun begitu, setidaknya masih banyak dari segelintir orang yang masih menjual makanan tradisional demi mempertahankan eksistensi dari makanan tradisional yang sudah hampir punah keberadaanya. 




Salah satunya, yaitu Cepi Permana (31).  Cepi Permana (31) merupakan salah seorang penjual Asinan Bogor. Cepi (31) mendirikan usaha asinannya sejak tahun 2012.

"Saya sudah berjualan dari tahun 2012 di sekitar Pasar Pelita turun temurun menggantikan kakak, Rusep ." Ucap Cepi (01/12/22)

Dalam sehari, Cepi (31) menjual asinannya dengan porsi banyak hingga dapat mencapai 100 porsi per harinya. Selain itu, omzet yang di dapatkannya mampu mencapai Rp 500.000.00 di setiap harinya. Cara mengolahnya yang mudah dan bahan yang mudah temui, mampu menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

"Saya memilih berjualan Asinan Bogor karena pembuatanannya mudah, dan bahan bahan dapat ditemui di pasar seperti gula, asem, garam, papaya, bengkuang, nanas, dan lain sebagainya ." Ucap Cepi (01/12/11)

Senin, 05 Desember 2022

Penulis: Fadiyatunnisa
Editor: Nisrina Kamilia 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar