Minggu, 15 Januari 2023

Pengaruh Media Bekile Update terhadap Makanan Tradisional yang Sudah Dipublikasikan

Berita yang telah dipublikasikan berpengaruh terhadap penjualan dengan banyaknya konsumen yang berdatangan. Bekile Update telah menemui penjual makanan atau minuman tradisional dengan memberikan berita terupdate yang bertujuan agar makanan dan minuman tradisonal tetap eksis, dikala gempuran makanan dan minuman modern. Tidak hanya itu, makanan tradisional kini jarang diminati oleh kalangan remaja generasi Z. Oleh sebab itu, Bekile update memberikan sample mengenai pengaruh media yang suda dipublikasikan pada makanan kue cucur, sekoteng, dan berbagai olahan aci (teci, ciwang dang ongol-ongol).

Pertama, kami menemui penjual kue cucur yang setelah dagangannya dipublikasikan oleh Bekile Update kini dagangannya ramai pembeli. Selain itu, kue cucur Mang Ujang sangat enak dan banyak pejalan kaki yang nongkrong di alun-alun sukabumi atau yang akan pengajian di Mesjid Agung kota Sukabumi.
“Alhamdulillah, penjualan kini meningkat biasanya sampai malam itu ada sisa, kini sore sudah pulang.” Ucap Mang Ujang (15/01/23).

 Kebahagiaan yang dirasa Mang Ujang tentu membuahkan hasil positif untuk Bekile Update dan pada kedua kalinya untuk meliput dengan senang hati Mang Ujang menerima kesan yang baik.

“Ini pertama kalinya saya jualan di sini ada yang mewawancarai. Awalnya kaget, tapi setelah mengatakan untuk tugas kuliah dan ingin mempertahankan eksistensi makanan tradisonal saya juga tertarik.” Ucap Mang Ujang (15/01/23).

 
Selain itu juga, Bekile Update mengunjungi kembali kepada makanan sekoteng yang baru mempublikasikan pada tiga minggu yang lalu. Ternyata, makanan sekoteng ini belum terlalu mencapai target dikarenakan memang Bekile Update mewawancarai tidak lebih lama dari kue cucur. Sebelum beritanya di publikasikan oleh Bekile Update, sekoteng  ini sebelumnya memang sering ramai pembeli.


“Alhamdulillah yah neng, mungkin satu minggu yang lalu ada yang datang ke sini dari UMMI, katanya ada rekomendasi sekoteng yang enak. Saya, bersyukur saja ada yang mau membeli, karena mereka datang rame-rame sekitar lima orang membeli dan dibungkus katanya untuk di kosan sambil nugas.” Tutur pak Opay (15/01/23).

 Tentunya sekoteng memang sangat enak dimakan, apalagi pada saat hujan dan menemani tugas, hal tersebut juga membantu adanya tambahan yang melalui media Bekile Update untuk mengunjungi tempat pak Opay berjualan sekoteng. Akan tetapi, Bekile Update bukanlah yang pertama datang untuk meliput, ternyata ada yang pernah meliput dari bogor bahkan bandung untuk mencari minuman tradisonal di Sukabumi.

“Kemarin ini juga pernah ada yang meliput sama katanya buat tugas kuliah, pada jauh-jauh ada yang dari bogor dan ada yang dari bandung. Katanya untuk membandingkan sekoteng yang ada di kota mereka dan di Sukabumi.” Tutur pak Opay (15/01/23).
 Penjual sekoteng ini menerima banyak pembeli biasanya pada hari Sabtu dan Minggu, sedangkan pada hari biasa tidak terlalu banyak yang membeli. Terakhir, Bekile Update mengunjungi berbagai macam olahan teci Ibu Resna. Pembelinya kini meningkat, dikarenakan awalnya penjualan pagi sampai siang, kini pukul 09.00 sudah habis terjual. Makanan teci ini juga, sangat cocok untuk lidah remaja generasi Z ataupun orang dewasa.

“Pembeli mungkin banyak yah neng, ditambah karena liputan kemarin juga banyak yang datang pagi-pagi untuk membeli ongol dan teci. Karena selain itu, saya juga memang sudah berjualan melalui online seperti WhatsApp. Namun, ini baru pertama kalinya ada yang datang selain membeli sambil meliput jualan kecil-kecilan saya.” Ucap Ibu Resna (15/01/23).
 Ibu Resna sudah terbiasa berjualan di depan rumahnya, namun ditambah dengan media sosial seperti WhatsApp untuk menambah-nambah siapapun yang pesan bisa diantar. Selain itu, respon kedatangan Bekile Update membuatnya merasa senang. Karena, Bekile Update yang pertama kali mempublikasikan jualannya.
 Beberapa pencapaian serta respon yang sudah diutarakan oleh beberapa narasumber penjual makanan dan minuman tradisonal, membantu sedikit penaikan yang bagus. Tidak hanya itu, respon dari penjual pada saat diliput cukup baik dan tidak merasa terbebani. Oleh sebab itu, visi dan misi Bekile Update dapat terbantu dengan hasil respon yang baik.


Penulis: Sri Dewi Rahmawati
Editor: Nisrina Kamilia Sobari 


Senin, 16 Januari 2023

Minggu, 01 Januari 2023

Mau Sarapan Praktis dan Murah? Nasi Uduk Ibu Engkar Solusinya!


Nasi uduk merupakan hidangan nasi gurih khas Betawi yang disajikan dengan berbagai lauk. Lauk pauk yang disajikan diantaranya bihun, tempe orek, telur dadar atau telur balado, sambal dan ditambah sedikit bawang goreng. Nasi uduk ini identik sebagai menu sarapan pagi di Indonesia.

 Nasi uduk Ibu Engkar (54) sudah berdiri sejak tahun 2017 sampai dengan sekarang atau sudah sekitar enam tahun didirikan. “Saya berjualan sudah enam tahun dari tahun 2017 sampai sekarang.” Ucap Ibu Engkar (01/01/23).

Nasi uduk ini awalnya dirintis oleh anaknya yang pindah dari cibubur, setelah itu dilanjutkan oleh Ibu Engkar (54) bersama suaminya yang ikut membantu yaitu Pak Cici Basri (62).

“Ya saya berjualan dengan suami saya. Setelah suami saya pensiun dari pekerjaannya. Dia kini membantu saya dengan mendorong gerobak." Ucap Ibu Engkar (01/01/23).

Nasi uduk Ibu Engkar (54) menetap di Jalan Pelabuhan II, berpatokan di sebrang Gang Warudoyong. Dalam satu hari, Ibu Engkar (54) bisa menghabiskan 50 bungkus nasi uduk. Selain itu, nasi uduk Ibu Engkar (54) memiliki dua varian yaitu nasi kuning dan nasi putih. Ibu Engkar (54) berjualan mulai dari pukul 06.00 biasanya sampai pukul 08:00 atau pukul 09:00. 

"Saya berjualan dari pagi jam enam sampai jam delapan kadang juga jam sembilan." Ucap Ibu Engkar (01/01/23).


Nasi uduk yang sudah dirintis enam tahun ini, cukup banyak peminatnya karena menjadi salah satu menu sarapan pagi. Nasi uduk ini menjadi menu praktis untuk berangkat sekolah, bekerja dan lainnya. Nasi uduk Bu Engkar dibandrol dengan harga Rp. 10.000 per-porsi dilengkapi dengan telor dadar atau telor balado, tempe orek, bawang gorengan, mie goreng dan timun.

Bagi Bekile Lovers yang berminat membeli nasi uduk Bu Engkar ini, bisa datang langsung ke Jalan Pelabuhan II, sebrang Gang Warudoyong. Menu ini direkomendasikan bagi Bekile Lovers yang ingin sarapan praktis, kenyang dan murah.


Senin, 2 Januari 2022


Penulis: Sri Dewi Rahmawati

Editor: Nisrina Kamilia Sobari