Warga sukabumi pasti tak asing lagi dengan Laksa Pak Idrus (80). Laksa Pak Idrus ini berlokasi di Jalan Pemuda, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Makanan khas garut ini mulai dijual dan didirikan oleh pak Idrus sejak 1959, saat Pak Idrus berusia 17 tahun. Pak Idrus (80) memilih berjualan laksa karena resepnya diwariskan secara turun temurun.
“Laksa ini kan regenerasi yah, awalnya dari Kakeknya ibu, lalu dilanjutkan oleh Bapaknya Ibu, selanjutnya kepada suami ibu. Kalau bapak itu mendirikannya pada tahun 1959 pada saat ibu umur 17 tahun sebelum pernikahan, berpisah dengan orang tua karena menikah mungkin hampir 50 tahun kalau sekarang mah.” Tutur Bu Rina (50) selaku anak dari Pak Idrus(19/11/22).
Makanan tradisional Laksa ini sudah jarang ditemui oleh warga Sukabumi, karena selain memiliki rasanya yang unik bahwa makanan tersebut tidak sembarang orang dapat membuatnya.
Seperti menurut Bu Rina (50) bahwa “Proses pembuatan laksa ini sangat sulit karena pembuatan kuahnya yang memerlukan banyak rempah. Selain itu juga, seperti kacang kedelainya lalu kelapa dengan menggunakan alat khas untuk mendapatkan sarinya tidak menggunakan alat pada umumnya, namun masih dengan tradisional agar tidak mengubah rasa, sehingga tidak sembarangan orang membuatnya. Makanan laksa ini memiliki bahan-bahan dasar ketupat, tauge, oncom merah, bihun, kemangi, tahu kuning lalu disiram kuah kuning dan dulu juga pernah menggunakan mie, tetapi sekarang sudah tidak menggunakan mie ” Tutur Bu Rina (19/11/22).
Awalnya Pak Idrus (80) hanya berjualan dengan dipikul sampai pada akhirnya beliau memiliki kedai atau warung laksa sendiri. Harganya dibandrol 10 ribu cukup Worth it bukan Bekile Lovers. Sementara itu spesialnya kita sebagai warga Sukabumi masih bisa merasakan kelezatan makanan tradisional ialah Laksa di sekitaran kota sukabumi dan bisa dibeli langsung dilokasi atau dipesan melalui aplikasi gojek. Tidak hanya itu, bahwa Laksa ini juga terkadang dipesan untuk kegiatan seperti pernikahan, ulang tahun, arisan, pengajian dan kegiatan lainnya.
Bekile lovers tidak perlu khawatir karena untuk menikmati sejuta rasa kelezatan dari Laksa Pak Idrus dapat datang ke lokasi, karena tempatnya tidak berpindah-pindah. Laksa pak Idrus ini memiliki rasa unik yang berbeda dengan kedai laksa lainnya dan terjaga cita rasa khasnya karena pegawai kedai laksa hanya dikelola oleh keluarga. Sehingga tak pernah sepi pembeli dan Laksa pak Idrus tidak buka cabang di manapun.
“Perhari bisa mencapai omset kurang lebih 200-300 ribu. Waktu buka laksa ini dimulai dari jam 9 pagi sampai jam 2 siang, namun terkadang bisa tutup lebih awal karena sudah habis terjual.” Tutur bu Rina (19/11/22).
Penulis: Sri Dewi Rahmawati
Editor: Nisrina Kamilia Sobari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar