Kamis, 17 November 2022

Kerak Telor, Makanan Primadona Warga Jakarta


 Kerak telor merupakan makanan tradisional yang sudah jarang ditemui, bahkan di kota Jakarta sendiri yang merupakan tempat asli makanan tersebut berasal sudah dapat dihitung dengan hitungan jari. Namun, dengan tergerusnya zaman masih terdapat beberapa orang yang tetap melestarikan jajanan tradisional dengan keotentikan rasa yang dimilikinya. Kerak telor dapat dikatakan sebagai primadonanya warga Jakarta. Proses pembuatannya terbilang mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama, bekile lovers hanya menunggu waktu sekitar 10-15 menit untuk bisa menyantap jajanan legend yang satu ini. 

Jakarta-BekileUpdate. mendatangi salah satu penjual kerak telor yang tetap konsisten dan hanya satu-satunya penjual yang berada di tempat wisata kota Tua -Jakarta.

"Kerak telor sekarang udah langka neng, ada satu dua orang yang masih jualan dan biasanya orang yang jualannya juga turun temurun dari orang tuanya dan saya termasuk generasi ketiga". Tutur Edi (38) (14/11/2022). 

Kerak telor ini dapat dijumpai bekile lovers di tempat-tempat wisata Jakarta seperti di  Monas dan Kota Tua lho... 

"Saya jualan biasanya di sekitaran Monas sama di Kota Tua, buka dari jam 16.00-22.00" Tambah Edi (38) dengan ciri khas nada Betawinya. 

Bahan-bahan yang digunakannya pun sederhana dan  mudah dicari mulai dari beras ketan putih, telur, ebi (kerupuk udang yang ditumbuk halus), serundeng, bawang goreng, dan bumbu penyedap rasa. Terdapat dua menu varian yaitu telur bebek dan telur ayam yang masing-masing mempunyai citarasa yang sama-sama lezat. Proses pembuatannya masih tradisional dengan menggunakan arang dan kuali kecil yang khusus. Penjualan kerak telor dalam satu hari  terjual hingga 10-20 porsi. 

"Bahan-bahan yang dipakai beras ketan putih, telor, ebi, serundeng, bawang goreng, bumbu penyedap (lada, merica, garam, cabe, kencur ditumbuk jadi satu). Ada dua menu, telor ayam sama telor bebek. Harga kerak telor varian telor ayam 20.000, untuk kerak telor varian telor bebek 25.000. Biasanya penjualan juga dalam sehari terjual 20 porsi" Sambung Edi (38). 


Penulis: Astri Anggita Aryanti 

Editor: Nisrina Kamilia Sobari 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar